Agar Perjalanan Bebas Angsuran Kredit Motor

What do we leave behind when we cross each frontier? Each moment seems split in two; melancholy for what was left behind and the excitement of entering a new land.”

Quote itu salah satu yang terbaik dari film The Motorcycle Diaries. “Apa yang kita tinggalkan ketika melewati setiap perbatasan? Setiap momen sepertinya hanya memberikan dua kesan; kesedihan atas apa yang ditinggalkan dan kegembiraan ketika memasuki daerah baru.” Demikian kira-kira.

Ernesto dan Alberto dengan kegembiraan berkendara. Photo : IST
Ernesto dan Alberto dengan kegembiraan berkendara. Photo : IST

Saya mendapat spirit travelling usai nonton film yang dirilis pada 2004 itu. Selama menyaksikannya, memori saya lari ke beberapa momen perjalanan saya dengan sepeda motor. Untungnya, angsuran kredit motor yang saya kendarai sudah lunas.

The Motorcycle Diaries menceritakan dua pemuda yang melakukan perjalanan dengan sepeda motor. Menariknya, film itu diangkat berdasarkan catatan perjalanan Che Guevara muda, yang kemudian menjadi tokoh revolusioner Kuba.

Terkendala ban, salah satu diari Che muda. Photo : roughgides.com
Terkendala ban, salah satu diari Che muda. Photo : roughgides.com

Ernesto Guevara (Che dalam film itu) dan temannya Alberto Granado bersepeda motor memulai tur dengan meminta restu pada keluarga mereka. Ernesto calon ahli medis dan Alberto ahli biokimia. Pada 1952 itu, keduanya bertolak dari Buenos Aires melintasi pegunungan Andes menuju Chili. Dilanjutkan dengan menuju Peru dan Venezuela menempuh jarak 8000 km. Traveling itu akhirnya mengubah pandangan mereka terhadap kemanusiaan dan situasi ekonomi dunia yang dianggap tak adil.

Saya melihat Ernesto dan Alberto menemui ragam rintangan selama perjalanan dengan sepeda motor. Hal itu kembali mengingatkan saya pada perjalanan ke barat selatan Aceh maupun ke bagian tengah.

Ganti-ban-motor
Layaknya Che dan Alberto, kami pun harus ganti ban ketika meninggalkan perbatasan Bireuen-Bener Meriah pada Oktober 2014. 😀 Photo : Makmur Dimila

Saat ke Aceh Selatan, saya dan teman kehabisan bensin menjelang subuh hari dan terpaksa menunggu dibukanya kedai hingga pagi, karena tak sampai lagi ke SPBU terdekat. Dalam tiga kali perjalanan berbeda ke Aceh Tengah, motor saya mencatat tiga pengalaman bebeda pula.

Misal ban depan pecah, terpeleset saat turun gunung, atau motor teman perjalanan yang mogok di tengah hutan pada malam hari.

Syukurnya, pada masa genting itu, kami tidak terbeban dengan angsuran kredit motor.

Motor saya tergelincir di tikungan saat turun dari Burni Gayo, Agustus 2014. Photo : Zyrki Marfandi
Motor saya tergelincir di tikungan saat turun dari Burni Gayo, Agustus 2014. Photo : Zyrki Marfandi
My-Motorcycle-in-island
Motor saya pun sampai juga di pulau terpencil, Pulo Nasi, Januari 2015. Photo : Makmur Dimila

Jadi saya berpikir, agar perjalanan dengan sepeda motor terasa menyenagkan, sebaiknya kita (yang kredit motor khususnya) lebih dulu menuntaskan angsuran kredit. Saya punya beberapa kalimat yang barangkali menjadi tips bagi Anda.

  • Lunasi dulu semua angsuran yang melilit sepeda motor Anda. Saya sendiri beruntung mulai menyukai traveling dua tahun setelah terbebas dari angsuran kredit motor.
  • Jika melakukan perjalanan jauh dan khawatir tidak bisa membayar angsuran pada waktu yang ditentukan, sebaiknya rayulah kawan perjalananmu untuk bepergian dengan kendaraannya jika ia punya. Bila tidak, traveling saja dengan mobil angkutan umum dengan cara backpacker atu hitchhiker, dan sebagainya.
  • Bila keukeuh ingin berjalan dengan sepeda motor, sebaiknya berangkatlah begitu selesai membayar angsuran kredit motor dan harus kembali sebelum jatuh tempo pada bulan selanjutnya.
  • Sebelum memulai perjalanan dengan motor kredit, sebaiknya simpan uang untuk membayar angsuran mendatang, di tempat yang tanpa bisa diganggu gugat.
  • Terakhir, dan tak perlu repot-repot, usahakan tidak traveling dengan sepeda motor kredit agar terhindar dari beban tambahan selama perjalanan.

    With-My-Travelmate
    Bersama teman Safariku, My Bro, November 2014. Photo : Suryadi Kawom

Bagaimana para pejalan? Semoga tips di atas dapat membantu Anda yang sedang terikat angsuran kredit motor namun sedang giat-giatnya ingin traveling.[adv]

Writer : Makmur Dimila

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *