Perahu Bebek Safariku
Perahu bebek di Kuala Krueng Raba, di belakang Pantai Pulo Kapuk. Sungai ini bermuar ke laut. Photo: Makmur Dimila

Pantai Pulo Kapuk, Aceh Besar, memiliki ragam potensi wisata untuk dinikmati. Mulai dari piknik, memancing di kuala, mandi di laut, menanti sunset sambil minum kelapa muda, hingga surfing di musim tertentu. Lihat box berikut.


#Tentang Pulo Kapuk

  • Pantai Pulo Kapuk juga dikenal Pantai Cemara Lhoknga.
  • Terletak di Kec. Lhoknga, Aceh Besar. Ada papan penunjuk di tepi jalan nasional Banda Aceh-Calang, tengok kanan setelah melewati jembatan baja pertama dari Banda Aceh, sebelum mencapai Pantai Lhoknga.
  • Tiket masuk Rp 3.000 per orang. Bebas biaya parkir. Tarif ini mungkin saja berubah sewaktu-waktu.
  • Fasilitas umum antara lain kantin, kuliner ikan bakar, gazebo di tepi pantai, pondok-pondok di tepi Kuala Krueng Raba.
  • Di Kuala Krueng Raba, Anda bisa naik perahu bebek dan mancing.
  • Di Pantai Pulo Kapuk, Anda bisa mandi jika arus tak kencang, menanti sunset, santai dengan hidangan kelapa muda, surfing di musim tertentu, dan melakukan kegiatan piknik lainnya.

Pantai Pulo Kapuk terletak di antara Pantai Lampuuk dan Pantai Lhoknga. Panorama dan keindahan alamnya tak kalah dengan dua objek wisata yang lebih dulu populer di Aceh Besar itu. (Baca: Pantai Pulo Kapuk). Berikut beberapa foto dari saya.

Perahu Bebek Safariku
Perahu bebek di Kuala Krueng Raba, di belakang Pantai Pulo Kapuk. Sungai ini bermuara ke laut. Ini juga spot mancing yang bisa dinikmati wisatawan, selain keliling kuala dengan perahu. Photo: Makmur Dimila
larangan mandi pulo kapuk safariku
Memang dilarang mandi. Tapi sepertinya informasi kurang lengkap. “Di ujung sana (barat) yang arusnya kencang, dekat tanggul,” kata seorang penjual kelapa muda. Bisa jadi pada musim tertentu gelombangnya besar. Photo: Makmur Dimila
bocah pulo kapuk safariku
Haikal, belalang pun dibawa mandi. “Duh, dia tak patuhi larangan kami.” Photo: Makmur Dimila
piknik pulo kapuk
Pengunjung lain juga asik dengan kegiatan rekreasinya. Photo: Makmur Dimila
bot pulo kapuk
“Ada boat di antara dua kaki raksasa? Bukan, itu kaki bocah.” Photo: Makmur Dimila
bocah pulo kapuk
Senangnya bocah itu difoto. Photo: Makmur Dimila
cemara pulo kapuk
Haikal berburu belalang di semak-semak sekitar pepohonan cemara. Photo: Makmur Dimila
Belalang Pulo Kapuk Safariku
Belalang ini hinggap di atap gazebo (pondok) selepas diganggu Haikal. “Kasian.” Photo: Makmur Dimila
pulo kapuk
“Aduh, jangan pijak anak-anak dong!” Photo: Makmur Dimila

Writer: Makmur Dimila

Berjalanlah… dan ceritakan pengalamanmu 🙂

 

 

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here