Tangga yang aman menuju Sipisopiso. FOTO : IST

Minggu 7 Desember 2014, pas awal bulan, kami sudah merencanakan ngebolang ke suatu tempat yang sangat indah. Tempat wisata yang sudah terkenal di Sumatera Utara selain Danau Toba, “Tongging-Silalahi”.

Di sana ada yang namanya Air Terjun Sipiso-piso. Kata “piso” diambil dari Bahasa Batak yang berarti pisau. Kolam air terjun itu berbentuk seperti pisau jika dilihat dari puncak.

Kami tempuh perjalanan dari Medan ke air terjun ini sekitar empat jam lebih naik motor. Di sepanjang jalan, pastinya pemandangan yangg sangat menakjubkan mata. Tak ingin berhenti melihat pemandangan sekitar Desa Tongging yang wah.

View Danau Toba dari puncak. FOTO : IST
View Danau Toba dari puncak. FOTO : IST
Berpose sebelum menuruni tangga. FOTO : IST
Berpose sebelum menuruni tangga. FOTO : IST

Sesampai di Desa Tongging, saya dan teman-teman satu rombongan tidak sabar ingin segera menuruni anak tangga yang katanya lima ratusan meter lebih. Menuruni anak tangga sekitar satu jam setengah dan sudah pasti butuh tenaga ekstra supaya tidak pingsan di tengah jalan.

Sambil ngos-ngosan, minuman satu botol tidak cukup rasanya apalagi pas saya dan teman-teman pergi matahari begitu terik. Dan tantangan belumlah berakhir. Harus menuruni anak tangga yang tidak beraturan, kadang tinggi kadang rendah. Harus berjalan super hati-hati karena sebelah kiri jurang yang curam.

Sipiso-piso dari puncak. FOTO : Nita Zahara
Sipiso-piso dari puncak. FOTO : Nita Zahara
Tangga yang aman menuju Sipisopiso. FOTO : IST
Tangga yang aman menuju Sipiso-piso. FOTO : IST

Setelah satu jam lebih kami berjalan, sampailah pada titik akhir yaitu di bawah Air Terjun Sipiso-piso.

Basah-basahan di bawah Air Terjun Sipiso-piso. FOTO : IST
Basah-basahan di bawah Air Terjun Sipiso-piso. FOTO : IST
Narsis di Sipiso-piso. FOTO : IST
Narsis di Sipiso-piso. FOTO : IST

Baju semuanya basah seperti hujan gerimis. Tetapi sebandinglah dengan capek yang kami dapat pas di perjalanan dari Medan demi melihat air terjun yang katanya berada di ketinggian 800 meter dari permukaan laut dengan tingginya mencapai 100 meter.

Writer : Nita Zahara

∴ INFOGRAFIS ∴

Untuk memudahkan wisatawan yang ingin menikmati Air Terjun Sipiso-piso, Safariku mengutip infografis objek wisata ini dari laman Wisata Sumatera.

Lokasi

Air Terjun Sipiso-piso sebuah kawasan wisata alam yang terletak tidak jauh dari permukiman masyarakat Desa Tongging, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatra Utara, sekitar 24 km dari Kota Kabanjahe, ibukota Kabupaten Karo. Secara geografis, Desa Tongging berada di dataran lebih rendah, sementara air terjun ini di perbukitan yang lebih tinggi dari Desa tersebut dan dikelilingi oleh bukit yang hijau karena ditumbuhi hutan pinus.
Anda dengan mengunjungi Desa Tongging akan menikmati pemandangan yang indah seperti kawasan wisata di Desa Tao Silalahi yang berada di dekatnya. Sebelum menikmati air terjun dari dekat, Anda akan disuguhi pemandangan indah Tanah Karo dari gardu pandang yang ada di puncak bukit. Dari puncak ini Anda dapat menyaksikan keindahan lanskap Danau Toba.

 

Transportasi

Memulai perjalanan dari Kota Medan, Anda harus menempuh perjalanan sekitar 2 jam dengan bus atau mobil menuju Kabanjahe yang terletak di selatan kawasan wisata Berastagi. Setiap 45 menit bus trayek Kabanjahe diberangkatkan dari terminal pusat Kota Medan. Tarif bus sangat tergantung dengan jenis bus yang Anda pilih, tentu bus ekonomi yang paling murah. Dari Kabanjahe, Anda masih harus menempuh jarak 24 km ke arah utara, jalur menuju Danau Toba. Dengan kualitas jalan beraspal, Anda dapat sampai di Desa Tongging untuk berwisata di Air Terjun Sipiso-piso dalam 30 menit menggunakan mobil atau bus.

 

Akomodasi

Jika ingin bermalam saat berwisata di Air Terjun Sipiso-piso, Anda dapat menemukan penginapan di Desa Tongging atau di Kota Kabanjahe. Bila Anda ingin mencari suvenir, maka datangi saja berbagai penjaja suvenir khas Tanah Karo di kawasan wisata ini.[]

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here