VIDEO: Lingkok Kuwieng, Keunikan di Lembah Seulawah

Kabupaten Pidie hampir langka dari topik obrolan travelling. Sebenarnya, daerah ini kaya akan keindahan alam yang tersembunyi di gunung, lembah, hingga goa. Objek ini salah satunya.

Lingkok Kuwieng sebuah ngarai yang berada di lembah Seulawah Inong, Aceh. Ia mengalir di antara tebing yang unik: berlapis-lapis bahkan sekilas tampak seperti buatan manusia. Video berikut adalah perjalanan Safariku ke sana pada 15 Agustus 2015.

Kiban, tertarik?

Perjalanan ke sana biasa dimulai di Pos Pertama, yaitu Pasar Padang Tiji, Kab. Pidie, persis di pinggir jalan nasional Banda Aceh – Medan. Sebaiknya menggunakan jasa guide. Kemudian masuk melalui Jalan Rel Kereta Api hingga ke pedalaman dan memasuki hutan. Melewati perkebunan dan mendaki gunung.

Membutuhkan sekitar 2 jam membawa sepeda motor di medan yang terjal. Pada pos terakhir, pengunjung harus jalan kaki menuruni lereng lembah, untuk mencapai aliran sungai tempat ngarai itu berada. Kelelahan pasti akan terbayarkan. Tunggu saja update cerita perjalanan Makmur Dimila ke Lingkok Kuwieng dalam waktu dekat.

***

Perjalanan Makmur Dimila ini juga dimuat ke Phinemo.com dengan judul Lingkok Kuwieng, Ngarai Unik di Aceh yang Layak Menjadi Tempat Kontemplasi. Tentu dengan sudut pandang berbeda. Sangat menginspirasi. Silakan dimari. 😀 

Dia tidak menceritakan bagaimana perjalanan ke objek tersembunyi itu. Ia menuturkan apa yang dirasakannya setelah melakukan perjalanan ke sana. Dia mengangkat tiga poin penting yang menggugah pembaca, hingga artikelnya itu dishare lebih dari 3 ribu kali.

Bila ingin bertualang ke Lingkok Kuwieng, dia menyarakan kita untuk:

  • Tinggalkan motor canggih. Bawalah motor jadul dengan shockbreaker lentur semisal Honda Astrea, Honda 70, atau Honda Win.
  • Hargai pemula. Karena tempat yang sudah terkenal meskipun medannya sulit, dia tak menyangka berjumpa dengan sekelompok pejalan pemula. Hal itu membuatnya harus bersabar dan sesuaikan diri dengan kondisi anak muda tersebut.
  • Tetap bersyukur meskipun objek yang dikunjungi tidak sesuai harapan sebelum ke sana. Ya, ini yang sering kita alami. Kadang kita merutuki cerita orang lain yang bilang pantai A sangat bagus, pantai C wajib kamu datangi. Eh, ternyata pas dikunjungi, objeknya biasa-biasa saja.

Bagaimana, sudah membacanya? Bersegeralah jika belum. Dan tetap bersemangat untuk mencoba petualangan ke Lingkok Kuwieng, tempat yang awalnya bernama Uruek Meuh–kemudian diganti oleh anak Mapala–untuk menghilangkan ekspektasi “mata ijo”.

Jika butuh guide, bisa menghubungi dua orang berikut.

085260668998 (Hizbul)
085228189215 (Maulana)

Update: 7 September 2015.

Writer: Admin

Berjalanlah… dan ceritakan pengalamanmu 🙂