The Light of God

The Light of God
PARA traveler percaya bahwa Tuhan akan menolong mereka jika mendapat kesulitan dalam perjalanan. Asumsi itu pula yang memotivasi saya jika akan bepergian jauh. Orang Islam tentu berdoa mengharapkan pertolongan Allah. Namun ada masanya juga kita tak terbantu, seperti nama-nama yang tercantum di Ruang Penentuan Nasib di Museum Tsunami Aceh.
Ruangan ini disebut pula The Light of God atau Fighting Room. Bentuknya seperti cerobong. Saya merasakan aura lain di sini. Saat menengadah, tulisan lafal “Allah” bersinar di puncak. Membaca nama-nama korban tsunami yang tak mendapat pertolongan di dinding, bikin saya merinding, ketika kesana medio Juni lalu menemani kawan.
Saya pun mengeluarkan iPadmini, memotret lafaz Allah di museum yang didesain Ridwan Kamil ini. Saya berjongkok. Membidik dari sisi lampu penerang di dinding. Maklum, indoor adalah kelemahan produk Apple ini. Kamera 5 Mega Pixel-nya tak ada flash. Tapi alhamdulillah, saya berhasil merekamnya dengan baik. Nah, kemanapun Anda bepergian, jangan lupa menyebut nama-Nya, berharap keselamatan. Lebih-lebih saat mudik lebaran.[]
Writter: Makmur Dimila 

Nama-nama korban tsunami.