Mudahnya Cara ke Pulo Nasi

Perjalanan yang nyaman dimulai dengan perencanaan yang matang. Tapi ha-hal menyenangkan, mungkin, ditemui ketika menempuh perjalanan mendadak.

[hr style=”bar”]

Khusus postingan ini, Safariku berbagi tips kepada Anda, bagaimana cara ke Pulo Nasi dengan mudah. Berdasarkan pengalaman kami pada Januari 2015, perhatikan beberapa hal berikut.

  • Transportasi

Saat ini, ada dua kapal penumpang yang melakukan penyeberangan dari dan ke Pulo Nasi. Salah satunya yang kami tumpangi, yaitu KM Bintang Aroeh. Kapal ini juga bisa menampung hingga 20-an sepeda motor. Ada satu lagi kapal penyeberangan. Keduanya berlayar (PP) setiap dua hari sekali–saling bergantian membawa penumpang.

Dermaga Ulee Lheue

KM Bintang Aroeh di Dermaga Ulee Lheue. Photo : Rinaldi Ad

Jika ombak tenang, perjalanan dari Ulee Lheue ke Dermaga Lamteng, Pulo Nasi, atau sebaliknya, cuma satu jam. Kapal ini nginap dua malam di dermaga dan mengangkut penumpang lagi pada pagi hari ketiga pukul 08.00 wib, sedangkan jadwal keberangkatan dari Dermaga Ulee Lheue (samping Masjid Baiturrahim) pukul 14.00 wib setiap hari.

boat-juga-mengangkut-ternak

KM juga angkut ternak, kok.. 😀 Photo : Makmur Dimila

Harga tiket Rp 20 ribu per orang
Biaya sepeda motor Rp 20 ribu per unit
Jasa naik-turun sepeda motor Rp 5 ribu per trip

  • Penginapan

Jangan harap ada hotel, losmen, resort, atau bungalow di Pulo Nasi. (Note: kami lihat dua cottage di Pantai Nipah tapi tak dikelola. :D)

[Ingat. Cara-cara ke Pulo Nasi ini hanya berdasarkan pengalaman traveler sebelumnya, mungkin Anda dapat cara baru nantinya]

“Setiap tamu biasanya melapor dulu pada keuchik (kepala desa), selanjutnya ia akan meminta satu kepala keluarga yang bersedia mengurus selama tamu di pulau,” jelas Bang Cut, warga Desa Rabo, yang menanggung makan selama kami di Pulo Nasi.

Selain nginap di rumah warga, Anda pun bisa menggelar tenda di bibir pantai. Namun warga menyarankan para pelancong tidak hura-hura, bersikaplah sewajarnya baik dengan masyarakat maupun alam.

  • Makan

Di sana juga tidak ada warung nasi, hanya ada beberapa warung kopi. Bang Cut menyulap sebagian rumahnya menjadi kedai. Ia menjual gorengan selain minuman.

Bang Cut dan istrinya juga bersedia memasak untuk tamu. Kami membayar per porsi. Enaknya, kita bisa memesan menu yang kita inginkan, tetapi requestlah lebih awal; misalnya 3 jam sebelum waktu makan.

  • Pengobatan

Setiap jengkal tanah di Pulo Nasi hampir bisa dipastikan sebagai apotik. Ya, di sekitar penginapan kami misalnya, dengan mudah menemukan tanaman “tapak bumi” untuk obat demam dan asam lambung.

Jika Anda mengalami sakit di Pulo Nasi, kata warga setempat, sebaiknya berobatlah pada tabib di sana. Mintalah dibawa ke Bang Nafi di Kandang, Gampong Alue Riyeueng. Ia seorang dokter kampung yang mengolah obat herbal sendiri menggunakan bahan baku dari alam Pulo Nasi.

“Saya diturunkan ilmu dari kakek,” ujar Bang Nafi, saat saya menjumpainya untuk mencari obat bagi teman perjalanan yang sakit.

Dermaga-Lamteng

Dermaga Lamteng pagi hari. Photo : Makmur Dimila

  • Recomended

Nah, dari beberapa item cara ke Pulo Nasi di atas, Safariku menyarankan Anda sebaiknya:

– bawa sepeda motor sendiri sebagai alat transportasi di sana. Karena tidak ada tempat rental kendaraan di Pulo Nasi kecuali Anda harus pandai-pandai melobi warga.

– temui keuchik untuk terjamin keamanannya dan berinteraksilah dengan warga selagi menumpang di rumah mereka.

– untuk makan akan lebih mudah jika menginap di rumah warga, karena itu akan jadi pelengkap. Jika lama di Pulo Nasi, sebaiknya bawa beras sendiri.

– agar wisata tidak terganggu, sebaiknya bepergian ke Pulo Nasi ketika badan sehat dan bugar. Jika mengalami sakit (agak) parah di sana semisal demam, sebaiknya minta dibawa ke Bang Nafi.

– untuk tempat-tempat yang harus dikunjungi, Anda bisa lihat pada postingan kami sebelumnya seperti Sunset di Mercusuar Pulo Nasi, Mandi di Pantai Nipah, dan menanti Sunrise di Pantai Deumit.

sebelum-meninggalkan-pulo-nasi

Jangan lupa wefie sebelum tinggalkan Pulo Nasi.. 😀 Photo : Ampont el-David

Sekian cara ke Pulo Nasi dari Safariku, kiranya dapat membantu.

Writer : Admin

Berjalanlah… dan ceritakan pengalamanmu 🙂