Kecantikan Pesisir Laweueng (1)

LAWEUENG memiliki pesona alam yang indah di balik kasus miring yang menerpanya belakangan. Samudera Hindia membentang di batas timur daerah pesisir Pidie ini. Struktur alam menciptakan pantai di semenanjung pinggiran Kecamatan Muara Tiga, yang barangkali melahirkan spot wisata Pidie potensial baru.

Pantai Lhok Lham.

Cantik, kan? Taken by iPad mini. 😀

Ada beberapa spot pantai di Kemukiman Laweueng yang ramai dikunjungi saat hari libur. Minggu lalu, kami menikmati keindahan Pantai Lhok Lham, mengulangi yang kami lakukan pada lebaran idul fitri tahun lalu. Di pantai berlokasi di Gampong Tuha Biheue, kami bakar ikan bandeng, mandi bareng, dan main bola kaki.

Air laut dipanggang matahari menjelma karpet biru. Bejibun orang berleha-leha di pinggirnya.
Keramaian tak hanya di Pantai Lhok Lham yang mungkin akan jadi spot wisata Pidie terkini. Saya melihat beberapa titik pantai sebelum mencapai Lhok Lham juga dipenuhi orang-orang, seperti Pantai Seupeueng. Kita dapat dengan mudah menyantap panorama dari jalan beraspal di bahu perbukitan.
Sebagian pemuda berdiri di batu karang yang menonjol ke permukaan laut, melempar pancingan. Ada juga keluarga bertamasya di bibir pantai yang tak mesti ramai dikunjungi, terpenting bisa untuk meuramien–tradisi masyarakat Aceh memasak dan makan bersama di pantai. Juga tampak kelompok remaja memetik jomblang di bukit yang minim tumbuhan.

Hmm… Nyammiii, habis makan langsung mandiii 😀
Mandi, mancing, bermain bloa, dan meuramien. Semua bisa dinikmati di Lhok Lham.

Foto bareng saat mentari membakar kulit. Hehe
Lhok Lham dengan frame pohon jomblang di pinggir jalan.
“Jak, Neuk, tameulangoe u laot.” Ayah ini sayang anak, Anda? 😀 

Jalan menuju pantai-pantai Laweueng berada di jalan provinsi Laweueng-Krueng Raya. Ia tembus ke Aceh Besar. Pantai Lhok Lham berada persis di batas timur Kabupaten Pidie dan Aceh Besar. Terlihat dari keterangan di marka jalan yang dibuat pemegang proyek sepertinya. Satu jam perjalanan darat dari pantai ini, kita mungkin akan sampai di pantai eksotis di timur Aceh Besar, Pantai Pasir Putih Lhok Me.

Hari itu bahkan ada kawan kami yang kelewat jalan sebab miskomunikasi. Darkasyi dan kawannya meneguk kelapa muda di Pantai Lhok Me saat saya dan 11 pemuda Meunasah Blang lainnya melahap ikan bandeng bakar di Pantai Lhok Lham. Akhirnya, mereka kembali saat kami mau pulang di sore hari. Haha.
Dari kampung kami, Kecamatan Mila, menghabiskan waktu sekitar 90 menit untuk sampai ke Lhok Lham. Atau sekitar satu jam dari pusat Kota Sigli. Anda bisa masuk melalui persimpangan ke Guha Tujoh Laweueng dari jalan Medan – Banda Aceh. Bisa juga melalui Gampong Batee.[Bersambung..]

Writer : Makmur Dimila