Have Fun di Puncak Oregon

Trek-yang-indahPegalnya pantat saya karena harus duduk ngangkang di belakang motor trail yang dikemudikan anggota TNI AD Aceh Tengah. Dia meliuk-liuk di jalan off road yang membelah pegunungan. Menghindar batu-batuan dan reranting tumbuhan liar. Saya terpental-pental sambil mencengkeram bahunya.

[hr style=”single”]

Tapi apa boleh buat, harus bersabar. Sebab saya, Bang Rinaldi, dan seorang official muda ditinggal rombongan media saat kami sibuk memotret bunga edelweis tadi di satu sisi Puncak Oregon—sialnya bukan edelweis yang kami temui, hanya mirip. Haha.

Menghadapi kondisi itu, kami jalan kaki sembari memotret satu per satu biker yang melintas. Rinaldi meminta kami jalan duluan sementara ia akan hunting moment para pesepeda. Tak kuat melangkah setelah setengah jam, kami pun menumpangi dua anggota TNI yang kebetulan lewat. Keduanya bagian dari Tim Rescue untuk even Aceh Bike Cross Country (ABCC) 2 ini.

Setiba di pos 2, kami bergabung dengan panitia dan sebagian para peserta ABCC 2 yang lebih dulu sampai. Rinaldi menyusul satu jam kemudian dengan Tim Rescue pula setelah jalan kaki beberapa kilo meter. Hah?

Nice-spot-in-oregon

Kota Redelong, ibu kota Kab. Bener Meriah, tampak di belakang.

Aceh Bike Cross Country 2 digelar di Puncak Oregon, yang berada di dua wilayah dari Dataran Tinggi Gayo, yaitu Aceh Tengah dan Bener Meriah. Event ini dilaksanakan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh untuk mempromosikan wisata off road secara umum dan wisata alam Gayo khususnya.

rambu-rambu-cross

Awas, curam!

Event yang berlangsung 12 Oktober 2014 itu, panitia menekankan kepada peserta agar have fun selama bersepeda, tidak mengambil risiko. Peserta bebas mengabadikan momen di spot yang diinginkan.

pebalap-cewek

“Hai, cantik-cantik boleh dong adventure… :’) “

Usai makan siang, peserta melanjutkan balapan untuk mencapai Pos 3 dan finish di Lapangan Samanggara Kodim. Saya dan Rinaldi dari Majalah Aceh Tourism meliput ABCC 2 itu dan menurunkan laporan lengkap dari Puncak Oregon pada edisi khusus 10 tahun tsunami, yang beredar 26 Desember 2014.[]

Writer : Makmur Dimila

Berjalanlah… dan ceritakan pengalamanmu